Selalu berusaha sampai akhir menjadi ciri orang gigih. Kesulitan yang dihadapi tidak bisa menghentikan usahanya mencapai tujuan. Menjalankan sesuatu sebaiknya diselesaikan sampai titik terakhir. Meskipun banyak kerugian yang mungkin dihadapi, tetapi sifat gigih akan memberikan hasil yang tidak dapat dinilai, pengalaman yang dirasakan saat bertahan menghadapi ujian terhadap pikiran kita akan memunculkan pemikiran baru yang lebih matang.
Tampilkan postingan dengan label Gigih. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gigih. Tampilkan semua postingan
Selasa, 26 Januari 2010
Minggu, 03 Januari 2010
A Tough Generation (oleh Mutiara Aisyah)
Beberapa waktu yang lalu, saya bersama teman-teman dari kelompok mentoring mengunjungi salah satu sekolah dasar di belakang kampus kami, Universitas Ma Chung. Sejak minggu sebelumnya, kami mengadakan beberapa kegiatan di sini sebagai bentuk pengabdian masyarakat, sekaligus tugas dari mata kuliah CBDC (Character Building Development Center) IV, yakni Relasi Manusia dengan Dunia. Beberapa hal yang akan kami lakukan di sana antara lain, melakukan penghijauan, membuat sistem informasi akademik, mengadakan penyuluhan tentang pembuangan sampah, serta melakukan pengadaan tempat sampah di SD tersebut.
Karena Sabtu sebelumnya saya berhalangan hadir, alhasil Sabtu kemarin adalah hari pertama saya mengunjungi sekolah tersebut. Saat menginjakkan kaki di sana, saya merasakan sebuah ironi yang mendalam. Gedung sekolah yang berada di balik gedung universitas yang megah itu berada dalam kondisi yang penuh kesederhanaan. Sebuah ironi yang membuat saya merenung beberapa saat. Saya bahkan tak pernah menyadari sebelumnya bahwa di balik keindahan arsitektur gedung Bakti Persada, terdapat sebuah gedung tua dimana terdapat sejuta harapan dari puluhan anak-anak itu.
Saat memasuki pagar sekolah, kami disambut dengan tawa riang dari bibir-bibir mungil yang menyejukkan hati. Saat kutatap binar mata-mata itu, kulihat ada sejuta harapan di sana. Harapan yang akan menghantarkan mereka meraih cita-citanya.
Tangan-tangan mungil yang dengan cekatan mendampingi kami bekerja bersama membuatku menyadari bahwa mereka akan menjadi sosok-sosok tangguh yang dinanti oleh dunia. Di sisi lain, sebenarnya aku menyadari bahwa seharusnya aku bersyukur bahwa di usia yang sama dengan mereka, aku mendapat berbagai kemudahan untuk mengoptimalkan potensi diriku.
Seketika, ingatanku melayang ke masa-masa kecilku,
Saat aku berada dalam usia yang sama dengan mereka, aku bersekolah sebuah SD swasta di Jakarta. Kebanyakan teman-temanku adalah anak-anak dari golongan berada. Kebanyakan dari mereka pulang pergi dengan mobil mewah beserta supirnya, dengan bekal makanan bergizi yang menyehatkan, dan fasilitas sekolah yang sangat memadai, semua itu seharusnya membuat kami malu jika kami masih memiliki alasan untuk bermalas-malasan. Meskipun keluargaku saat itu tidak berada dalam kondisi yang penuh kemewahan, tapi aku bersyukur karena aku diberi kesempatan untuk mengenyam pendidikan dasar yang memadai, dengan teman-teman yang membuatku terpacu untuk belajar, serta fasilitas sekolah yang sangat mencukupi.
Namun demikian, saat melihat anak-anak itu, aku semakin menyadari bahwa kondisi materi bukan merupakan faktor utama yang mempengaruhi semangat belajar seseorang. Di saat 10 tahun yang lalu aku dan teman-teman sibuk bertukar cheat game komputer, ternyata saat ini adik-adik itu masih harus mengantri di hadapan sebuah komputer bersama teman-teman sekelasnya, hanya untuk mencoba program paint. Di saat adik sepupuku yang berusia tiga tahun sudah bisa bermain solitaire di kamarnya, anak-anak itu masih harus mengantri untuk mempraktikkan cara menggunakan mouse. Di saat SD dulu aku dan teman-teman saling bertukar gambar melalui email, anak-anak itu bahkan saat ini masih belum pernah mendapat kesempatan untuk sekedar menggunakan internet.
Namun demikian, selama aku memperhatikannya, aku merasa bahwa mereka akan menjadi generasi yang lebih tangguh dibandingkan aku dan teman-temanku. (Mungkin ada sebagian yang menilai bahwa ekspektasi saya terlihat berlebihan, namun jika teman-teman melihat langsung kondisi yang sebenarnya, saya yakin anda akan memiliki pemikiran yang tidak jauh berbeda dengan saya). Saat dulu aku dan teman-temanku memilih bersembunyi saat diadakan kerja bakti di sekolahku, mereka justru dengan semangat membantu kami bekerja bersama. Saat dulu aku dan teman-teman sibuk memainkan tamagotchi kami masing-masing, mereka bisa tertawa lepas hanya dengan bermain lempar tangkap penghapus papan tulis. Saat dulu aku dan teman-teman memasang wajah cemberut jika mobil antar jemput kami datang terlambat beberapa menit, mereka malah harus berjalan kaki untuk berangkat dan pulang sekolah setiap hari.
Mereka menikmati kehidupannya dengan segala perjuangannya. Mereka menjalaninya dengan penuh ketekunan karena mereka percaya bahwa suatu saat mereka akan menuai hasil dari itu semua. Mereka memiliki cara tersendiri untuk meraih kebahagiaannya, yakni melalui ketekunan dan kegigihannya. Di pundak mereka terdapat sejuta pengharapan dari orangtuanya. Di senyum mereka ada semangat hidup yang tak pernah pudar. Di mata mereka terdapat secercah sinar yang menerangi bumi dan seisinya. Di hati mereka ada impian yang akan membuat mereka mampu menaklukkan dunia.
Aku memang belum bisa memberi sesuatu yang nyata pada mereka, yang bisa kuberikan hanyalah harapan, motivasi, dan keyakinan bahwa mereka adalah generasi yang dinanti oleh dunia. Jangan pernah berhenti berjuang, adik-adikku. Kami yakin, kalian semua akan dapat meraih apa yang kalian impikan. Tak ada yang tak mungkin, selama kita mau belajar, bekerja keras, dan berdoa. Percayalah, suatu hari nanti, dunia 'kan tersenyum bangga melihatmu, adik-adikku. Tetap semangat!!
PERSISTENT (oleh Alfons Gunawan)

Apa yang terbesit dalam pikiran Anda jika Anda berada dalam arena pertandingan tinju? Kekuatan? Kecepatan? Teriakan penonton?
Sebagian dari Anda mungkin tidak mengerti apa kesenangan yang didapat dari tinju: pertontonan 2 orang yang saling pukul.
Bagi penonton, apa yang mereka tonton merupakan pertunjukkan 2 orang yang saling mengadu kemampuan bertarung mereka. Kemampuan yang dimaksud bukanlah asal melayangkan pukulan ke tubuh lawan. Kemampuan yang dimaksud adalah bagaimana cara menyerang, bagaimana cara bertahan, bagaimana mengatur stamina, apa yang menjadi kelemahan lawan, seberapa cepat pukulan harus dilayangkan, atau seberapa cepat harus menghindar dari serangan lawan. Ini masalah kekuatan, kecepatan, akurasi, strategi, dan insting. Merupakan suatu tontonan yang luar biasa dapat melihat manusia-manusia yang memiliki bakat-bakat ini secara nyaris sempurna.
Sedangkan bagi petinju, pertandingan merupakan pembuktian diri mereka. Butuh kemampuan di atas rata-rata untuk tampil di atas arena bergengsi. Kemampuan ini tidak hanya datang karena bakat. Tapi juga karena latihan dan keteguhan. Mungkin seseorang dilahirkan untuk menjadi petarung, namun tanpa latihan, mustahil orang tersebut dapat menguasai teknik-teknik yang indah. Tanpa keteguhan, mustahil orang tersebut dapat bertahan sampai akhir.
Sama halnya dengan kehidupan dan rutinitas kita. Kita juga memerlukan latihan dan keteguhan. Mungkin di akhir jalan kita tidak menjadi pemenang, namun hal tersebut bukanlah hal besar. Karena terkadang bukan masalah siapa yang menang siapa yang kalah, tapi siapa yang berhasil mencapai garis finish. "Dan tanpa keteguhan, tidak mungkin Anda mengerti arti dari semuanya ini"
Sebagian dari Anda mungkin tidak mengerti apa kesenangan yang didapat dari tinju: pertontonan 2 orang yang saling pukul.
Bagi penonton, apa yang mereka tonton merupakan pertunjukkan 2 orang yang saling mengadu kemampuan bertarung mereka. Kemampuan yang dimaksud bukanlah asal melayangkan pukulan ke tubuh lawan. Kemampuan yang dimaksud adalah bagaimana cara menyerang, bagaimana cara bertahan, bagaimana mengatur stamina, apa yang menjadi kelemahan lawan, seberapa cepat pukulan harus dilayangkan, atau seberapa cepat harus menghindar dari serangan lawan. Ini masalah kekuatan, kecepatan, akurasi, strategi, dan insting. Merupakan suatu tontonan yang luar biasa dapat melihat manusia-manusia yang memiliki bakat-bakat ini secara nyaris sempurna.
Sedangkan bagi petinju, pertandingan merupakan pembuktian diri mereka. Butuh kemampuan di atas rata-rata untuk tampil di atas arena bergengsi. Kemampuan ini tidak hanya datang karena bakat. Tapi juga karena latihan dan keteguhan. Mungkin seseorang dilahirkan untuk menjadi petarung, namun tanpa latihan, mustahil orang tersebut dapat menguasai teknik-teknik yang indah. Tanpa keteguhan, mustahil orang tersebut dapat bertahan sampai akhir.
Sama halnya dengan kehidupan dan rutinitas kita. Kita juga memerlukan latihan dan keteguhan. Mungkin di akhir jalan kita tidak menjadi pemenang, namun hal tersebut bukanlah hal besar. Karena terkadang bukan masalah siapa yang menang siapa yang kalah, tapi siapa yang berhasil mencapai garis finish. "Dan tanpa keteguhan, tidak mungkin Anda mengerti arti dari semuanya ini"
Persistence (oleh Andika Rizky)
kegigihan adalah sifat untuk pantang menyerah. kita harus melakukan sesuatu sampai tuntas walaupun banyak sekali halanganya,dan walaupun kita sering sekali terjatuh atau gagal, tapi kita tidak boleh menyerah. kegigihan sangat dibutuhkan pada zaman sekarang ini, karena banyak sekali halangan-halangan yang ada didepan kita.
Gigih (oleh Denny Christian)
Mungkin bagi pencinta game saat ini, logo ini dianggap telah kadaluarsa karena sekarang logo perusahaan telah berubah menjadi SQUARE-ENIX. Secara individu, Squaresoft bisa dibilang legenda di perusahaan game. Squaresoft adalah perusahaan yang hampir bankrut pada tahun 1987 dikarenakan squaresoft kurang memiliki franchise game yang sukses dan saat itu kalah bersaing dengan saingannya yaitu ENIX (yang saat ini bergabung dengan Squaresoft). Dengan sisa dana yang ada Squaresoft membuat satu proyek terakhir yang diberi nama Final Fantasy. Nama itu diambil karena itu adalah fantasi terakhir mereka karena jika proyek itu gagal maka Squaresoft akan bankrut. Hasilnya?? Fantasi itu bukan fantasi terakhir mereka, tetapi merupakan fantasi awal yang akan diikuti fantasi-fantasi yang akan mereka ciptakan berikutnya. Final Fantasy sukses besar bahkan Final Fantasy menjadi salah satu legenda dalam dunia RPG (Role Playing Game). Orang yang tidak bermain gamepun (ada ta?? ~__~a) pasti pernah mendengar nama besar Final Fantasy yang kini muncul dengan banyak sekuelnya, baik berupa game maupun film. Munculnya Final Fantasy ini adalah hasil dari kegigihan perusahaan squaresoft dalam industri permainan (game). Walaupun kondisi perusahaan sudah hampir tidak memungkinkan untuk menciptakan suatu game yang baru, tetapi dengan mimpi, tekad dan kemauan untuk tidak berputus asa, maka lahirlah sebuah game yang sangat populer dan pasti tidak mudah dilupakan oleh para gamers ini.
PERSISTANT (oleh G.A. Dyah Shanty)
Perfection is what we seek
Enthusiasm is what we give
Regard when life offers challenge
Seize every opportunity
It never cease through difficulties
Sweat that count as dedication
Thirst of strive to achieve the best
A will that always stand
Never give up in every way
Those are the soul of persistence
Enthusiasm is what we give
Regard when life offers challenge
Seize every opportunity
It never cease through difficulties
Sweat that count as dedication
Thirst of strive to achieve the best
A will that always stand
Never give up in every way
Those are the soul of persistence
Selasa, 29 Desember 2009
Temukan Harta Karunmu! (oleh Feby Yuanita Sutanto)
Seorang pria sedang berjalan menyusuri pantai ketika ia menemukan sebuah botol terdampar di pinggiran pantai. Ia memungut botol tersebut dan memperhatikan sebuah benda yang ada di dalamnya. Ia membuka tutup botol itu dan menemukan peta harta karun yang sudah using di dalamnya. Peta itu menunjukkan harta karun yang terpendam tidak jauh dari pantai. Tetapi, pria itu berpikir bahwa peta tersebut hanyalah tipuan belaka dan harta karun itu tidak mungkin ada. Ia pun memasukkan kembali peta tersebut ke dalam botol dan meninggalkannya di tepi pantai.
Tak lama kemudian, datang pria lain dan melihat botol itu di tepi pantai. Ia juga mengambil botol tersebut, membuka tutupnya dan menemukan peta harta karun di dalamnya. Rasa penasaran membuat pria ini mulai masuk ke dalam air dengan harapan harta karun tersebut terpendam di tempat yang cukup dangkal.Namun, ketika dinginnya air laut mulai mencapai pahanya, ia memutuskan untuk berhenti mencari. “Semua ini sia-sia”, pikir pria itu. Ia pun kembali ke tepi pantai dan meninggalkan botol itu di sana.
Pria ketiga melintas pantai dan menemukan botol yang sama. Sama seperti pria-pria sebelumnya, pria ini membuka tutup botol dan mengamati peta harta karun tersebut. Peta itu nampak cukup asli dan menjanjikan harta karun yang sangat berharga. Ia pun mengambil sebuah rakit dan mengayuh ke tengah lautan untuk menemukan harta karun tersebut. Ia berusaha menemukan area yang bertanda “X” di peta tersebut. Ia terkejut ketika melihat sesuatu yang berkilau di bawah air. Ia mulai menyelam, namun sebelum ia berhasil meraih benda itu, ia merasa semakin susah bernafas. Akhirnya ia menyerah dan memutuskan untuk kembali ke pantai. Ia mengembalikan botol berisi peta harta karun tersebut di posisi yang semula.
Akhirnya datanglah pria keempat. Seperti pria ketiga, ia segera mengambil rakit yang ada di pinggir pantai dan mengayuhnya ke tengah. Ketika tiba di area bertanda “X” di peta, ia melihat ada benda berkilau di dasar laut. Ia pun menyelam, tetapi semakin dalam ia menyelam, semakin susah pula ia bernafas. Ia merasa semakin kedinginan dan lelah. Ia sadar bahwa jika ia melanjutkan pencarian itu, ia bisa kehabisan nafas dan meninggal. Tetapi harta itu menjanjikan keuntungan yang sangat besar. Ia pun memutuskan untuk terus menyelam dengan nafas yang masih tersisa. Dalam kepenatan, tangannya berhasil meraih rantai yang mengikat peti di dasar laut dan menarik peti tersebut ke atas. Ia membawa peti itu ke tepi pantai, dan setiba di pantai ia membukanya dan menemukan banyak emas, berlian, serta permata berharga lainnya.
Kita tentu ingin meraih kesuksesan seperti yang berhasil diraih oleh pria keempat tadi. Satu kunci sukses pria tersebut adalah KEGIGIHAN. Di saat pria yang lain menyerah pada kondisi dan situasi yang mereka anggap tidak memungkinkan untuk dapat memperoleh harta karun tersebut, pria keempat tadi justru melakukan sebaliknya. Ia memotivasi dirinya untuk bertahan dan terus berjuang meraih harta karun yang ia dambakan. Kegigihanlah yang membedakan pria keempat ini dengan ketiga pria lainnya, yang sebenarnya memiliki kesempatan lebih dulu untuk menemukan harta karun itu dibandingkan dengan pria keempat. Semua pria tadi memiliki peluang yang sama untuk dapat menemukan harta karun yang ada di dasar laut, namun hanya orang yang gigih dan pantang menyerahlah yang akan keluar sebagai pemenang.
Ilustrasi singkat di atas menggambarkan dengan jelas tentang pentingnya kegigihan dalam mencapai tujuan dan impian kita. Cita-cita dan impian tersebut hanya dapat dicapai dengan mengombinasikan kerja keras, semangat, serta kegigihan dalam menghadapi segala tantangan yang mungkin kita temui dalam usaha mewujudkan impian tersebut. Kegigihanlah yang akan membedakan kita dengan orang-orang lain yang menyerah begitu saja terhadap kelemahan mereka dan kepada kondisi yang sepertinya tidak memungkinkan mereka untuk meraih keberhasilan. Oleh karena itu, kembangkan sikap gigih serta pantang menyerah, dan temukan harta karun kita masing-masing!
Tak lama kemudian, datang pria lain dan melihat botol itu di tepi pantai. Ia juga mengambil botol tersebut, membuka tutupnya dan menemukan peta harta karun di dalamnya. Rasa penasaran membuat pria ini mulai masuk ke dalam air dengan harapan harta karun tersebut terpendam di tempat yang cukup dangkal.Namun, ketika dinginnya air laut mulai mencapai pahanya, ia memutuskan untuk berhenti mencari. “Semua ini sia-sia”, pikir pria itu. Ia pun kembali ke tepi pantai dan meninggalkan botol itu di sana.
Pria ketiga melintas pantai dan menemukan botol yang sama. Sama seperti pria-pria sebelumnya, pria ini membuka tutup botol dan mengamati peta harta karun tersebut. Peta itu nampak cukup asli dan menjanjikan harta karun yang sangat berharga. Ia pun mengambil sebuah rakit dan mengayuh ke tengah lautan untuk menemukan harta karun tersebut. Ia berusaha menemukan area yang bertanda “X” di peta tersebut. Ia terkejut ketika melihat sesuatu yang berkilau di bawah air. Ia mulai menyelam, namun sebelum ia berhasil meraih benda itu, ia merasa semakin susah bernafas. Akhirnya ia menyerah dan memutuskan untuk kembali ke pantai. Ia mengembalikan botol berisi peta harta karun tersebut di posisi yang semula.
Akhirnya datanglah pria keempat. Seperti pria ketiga, ia segera mengambil rakit yang ada di pinggir pantai dan mengayuhnya ke tengah. Ketika tiba di area bertanda “X” di peta, ia melihat ada benda berkilau di dasar laut. Ia pun menyelam, tetapi semakin dalam ia menyelam, semakin susah pula ia bernafas. Ia merasa semakin kedinginan dan lelah. Ia sadar bahwa jika ia melanjutkan pencarian itu, ia bisa kehabisan nafas dan meninggal. Tetapi harta itu menjanjikan keuntungan yang sangat besar. Ia pun memutuskan untuk terus menyelam dengan nafas yang masih tersisa. Dalam kepenatan, tangannya berhasil meraih rantai yang mengikat peti di dasar laut dan menarik peti tersebut ke atas. Ia membawa peti itu ke tepi pantai, dan setiba di pantai ia membukanya dan menemukan banyak emas, berlian, serta permata berharga lainnya.
Kita tentu ingin meraih kesuksesan seperti yang berhasil diraih oleh pria keempat tadi. Satu kunci sukses pria tersebut adalah KEGIGIHAN. Di saat pria yang lain menyerah pada kondisi dan situasi yang mereka anggap tidak memungkinkan untuk dapat memperoleh harta karun tersebut, pria keempat tadi justru melakukan sebaliknya. Ia memotivasi dirinya untuk bertahan dan terus berjuang meraih harta karun yang ia dambakan. Kegigihanlah yang membedakan pria keempat ini dengan ketiga pria lainnya, yang sebenarnya memiliki kesempatan lebih dulu untuk menemukan harta karun itu dibandingkan dengan pria keempat. Semua pria tadi memiliki peluang yang sama untuk dapat menemukan harta karun yang ada di dasar laut, namun hanya orang yang gigih dan pantang menyerahlah yang akan keluar sebagai pemenang.
Ilustrasi singkat di atas menggambarkan dengan jelas tentang pentingnya kegigihan dalam mencapai tujuan dan impian kita. Cita-cita dan impian tersebut hanya dapat dicapai dengan mengombinasikan kerja keras, semangat, serta kegigihan dalam menghadapi segala tantangan yang mungkin kita temui dalam usaha mewujudkan impian tersebut. Kegigihanlah yang akan membedakan kita dengan orang-orang lain yang menyerah begitu saja terhadap kelemahan mereka dan kepada kondisi yang sepertinya tidak memungkinkan mereka untuk meraih keberhasilan. Oleh karena itu, kembangkan sikap gigih serta pantang menyerah, dan temukan harta karun kita masing-masing!
Senin, 28 Desember 2009
Senin, 14 Desember 2009
Gigih adalah Semangat Pantang Menyerah (oleh Irwan Purnomo)
Kegigihan adalah semangat pantang menyerah yang harus kita miliki untuk mencapai kesuksesan. Kita harus membiasakan diri melihat setiap masalah yang muncul sebagai suatu hal yang wajar dan harus dihadapi, bukan menghindar atau melarikan diri dari masalah. Kualitas kematangan mental seseorang dibangun dari fondasi yang kuat. Orang sukses bukan tidak pernah gagal, melainkan mereka tidak pernah menyerah. Sikap tersebut memerlukan mentalitas yang gigih. Kegigihan adalah salah satu unsur kehidupan yang sangat penting bagi kita.
Ketika kita memutuskan untuk tetap melanjutkan upaya hingga tercapai tujuan, itulah kegigihan. Meskipun tidak mudah memilikinya, tetapi kehidupan ini sendiri sebenarnya dapat membentuk kegigihan kita. Sehingga tak menutup kemungkinan kitapun memiliki sikap mental yang gigih dan menjadi salah satu dari orang-orang sukses di dunia.
Langkah yang dapat kita tempuh untuk membangkitkan mentalitas kegigihan kita adalah membaca dan mendengar kisah tentang bagaimana orang-orang sukses di dunia mengatasi berbagai rintangan sampai akhirnya mereka berhasil menjadi pemenang. Bila kita mengorek informasi lebih jauh tentang perjuangan mereka, kita akan mendapati bahwa mereka tak jauh berbeda dengan kita. Jika kita memiliki kualitas kegigihan seperti mereka, berarti kitapun mampu melakukan sesuatu yang luar biasa.
Memiliki target yang jelas dan terukur juga dapat membangkitkan kegigihan. Ketika segalanya berjalan sulit atau tantangan semakin besar, baiknya fokuskan pada target yang ingin kita capai. Orang yang sukses pasti memiliki kreatifitas untuk menciptakan alternatif-alternatif mengatasi kesulitan di tengah proses pencapaian tujuan. Target yang jelas merupakan sumber kreatifitas, keberanian dan energi untuk tetap gigih.
Kita harus pandai dan berhati-hati memilih komunitas, karena kekeliruan memilih dapat menyebabkan semangat kita turun drastis. Sebaliknya semangat atau kegigihan kita akan terpacu bila kita dikelilingi dengan orang-orang yang berpikir dan memiliki kebiasaan positif. kita harus belajar dari kehidupan yang terus berputar. BILA ADA KESEMPATAN JANGANLAH DIBUANG BEGITU SAJA, KITA MANFAATKAN DAN TANGKAP PELUANG DENGAN BAIK “Don’t Miss It”
Jumat, 06 November 2009
12 Karakter Khas Universitas Ma Chung
1. ORISINAL
Universitas Ma Chung percaya bahwa setiap orang adalah istimewa sehingga setiap orang harus mampu menjadi dirinya sendiri dan tidak hanya mengekor orang lain. Oleh karena itu segenap civitas akademika Universitas Ma Chung harus mempunyai komitmen untuk berani tampil beda dan mengedepankan orisinalitas dalam karya dan karsa.
2. TERPERCAYA
Universitas Ma Chung menjunjung tinggi kejujuran dalam berpikir, bertindak dan berbicara dalam upaya membangun institusi dan civitas akademika yang memiliki kredibilitas tinggi, terhormat, dapat diandalkan dan terpercaya.
3. GIGIH
Universitas Ma Chung percaya bahwa kesabaran dan kegigihan mampu mengalahkan semua tantangan dan persoalan. Universitas Ma Chung berkomitmen untuk membangun budaya pantang menyerah, tekun, tidak kenal lelah, tidak mudah putus asa dalam diri setiap civitas akademikanya.
4. KREATIF
Universitas Ma Chung mendorong terciptanya budaya kerja yang inovatif, produktif dan imajinatif sehingga senantiasa dapat mengembangkan hal-hal dan cara-cara baru dalam bekerja dan berhasil karya.
5. DINAMIS
Universitas Ma Chung berkomitmen untuk menciptakan lingkungan pekerjaan dan pembelajaran yang senantiasa hidup, bergairah dan aktif sehingga memampukan segenap civitas akademika Universitas Ma Chung untuk mengantisipasi, mengadaptasi dan mengakomodasi perubahan.
6. RAMAH DAN MENYENANGKAN
Universitas Ma Chung mendorong terciptanya lingkungan kerja dan pembelajaran yang tertib, penuh kegembiraan dan menyenangkan untuk menghasilkan sumberdaya manusia yang ramah, toleran, pembawa damai, kegembiraan dan sukacita.
7. MERITOCRATIC
Universitas Ma Chung menghargai prestasi, kerja keras dan kontribusi nyata. Universitas Ma Chung percaya bahwa prestasi menentukan posisi.
8. PROFESIONAL
Universitas Ma Chung berkomitmen untuk membangun semangat kerja yang selalu mengedepankan kualitas dan motivasi untuk menjadi yang terbaik di dalam setiap upaya yang dilakukan.
9. BERTANGGUNGJAWAB
Universitas Ma Chung mendorong segenap civitas akademikanya untuk selalu mampu mempertanggung-jawabkan semua pemikiran, tindakan dan ucapan dengan baik dan benar.
10. SINERGI
Universitas Ma Chung selalu mengedepankan dan mengutamakan kerjasama untuk mencapai hasil yang lebih baik.
11. RENDAH HATI
Universitas Ma Chung percaya bahwa kerendah-hatian adalah kunci dari hubungan antar manusia yang damai, tertib dan produktif. Universitas Ma Chung berupaya agar setiap civitas akademikanya mempunyai sikap pantang memandang rendah orang lain.
12. CITIZENSHIP
Universitas Ma Chung proaktif memberikan kontribusi dalam membangun masyarakat dan lingkungan hidup yang aman, sehat, damai, sejahtera, adil dan makmur.
Universitas Ma Chung percaya bahwa setiap orang adalah istimewa sehingga setiap orang harus mampu menjadi dirinya sendiri dan tidak hanya mengekor orang lain. Oleh karena itu segenap civitas akademika Universitas Ma Chung harus mempunyai komitmen untuk berani tampil beda dan mengedepankan orisinalitas dalam karya dan karsa.
2. TERPERCAYA
Universitas Ma Chung menjunjung tinggi kejujuran dalam berpikir, bertindak dan berbicara dalam upaya membangun institusi dan civitas akademika yang memiliki kredibilitas tinggi, terhormat, dapat diandalkan dan terpercaya.
3. GIGIH
Universitas Ma Chung percaya bahwa kesabaran dan kegigihan mampu mengalahkan semua tantangan dan persoalan. Universitas Ma Chung berkomitmen untuk membangun budaya pantang menyerah, tekun, tidak kenal lelah, tidak mudah putus asa dalam diri setiap civitas akademikanya.
4. KREATIF
Universitas Ma Chung mendorong terciptanya budaya kerja yang inovatif, produktif dan imajinatif sehingga senantiasa dapat mengembangkan hal-hal dan cara-cara baru dalam bekerja dan berhasil karya.
5. DINAMIS
Universitas Ma Chung berkomitmen untuk menciptakan lingkungan pekerjaan dan pembelajaran yang senantiasa hidup, bergairah dan aktif sehingga memampukan segenap civitas akademika Universitas Ma Chung untuk mengantisipasi, mengadaptasi dan mengakomodasi perubahan.
6. RAMAH DAN MENYENANGKAN
Universitas Ma Chung mendorong terciptanya lingkungan kerja dan pembelajaran yang tertib, penuh kegembiraan dan menyenangkan untuk menghasilkan sumberdaya manusia yang ramah, toleran, pembawa damai, kegembiraan dan sukacita.
7. MERITOCRATIC
Universitas Ma Chung menghargai prestasi, kerja keras dan kontribusi nyata. Universitas Ma Chung percaya bahwa prestasi menentukan posisi.
8. PROFESIONAL
Universitas Ma Chung berkomitmen untuk membangun semangat kerja yang selalu mengedepankan kualitas dan motivasi untuk menjadi yang terbaik di dalam setiap upaya yang dilakukan.
9. BERTANGGUNGJAWAB
Universitas Ma Chung mendorong segenap civitas akademikanya untuk selalu mampu mempertanggung-jawabkan semua pemikiran, tindakan dan ucapan dengan baik dan benar.
10. SINERGI
Universitas Ma Chung selalu mengedepankan dan mengutamakan kerjasama untuk mencapai hasil yang lebih baik.
11. RENDAH HATI
Universitas Ma Chung percaya bahwa kerendah-hatian adalah kunci dari hubungan antar manusia yang damai, tertib dan produktif. Universitas Ma Chung berupaya agar setiap civitas akademikanya mempunyai sikap pantang memandang rendah orang lain.
12. CITIZENSHIP
Universitas Ma Chung proaktif memberikan kontribusi dalam membangun masyarakat dan lingkungan hidup yang aman, sehat, damai, sejahtera, adil dan makmur.
Langganan:
Postingan (Atom)

